Asam Lambung Penyebab Meninggalnya Didi Petet

didi petetTidak ada yang tahu umur setiap orang, termasuk juga artis sekaligus seniman bernama Didi Petet yang baru saja berpulang ke pelukan Tuhan. Didi Petet yang bernama asli Didi Widiatmoko ini dikabarkan meninggal dunia karena menderita penyakit lambung yang sudah parah.  Penyakit lambung memang menjadi salah satu penyakit yang banyak diderita orang karena gaya hidup yang tidak sehat seperti misalnya pola makan yang tidak teratur dan banyak makan makanan yang bisa menyebabkan asam lambung meningkat. Seperti dikutip dari medicalnewstoday.com, penyakit asam lambung bisa menyebabkan rasa terbakar di bagian bawah dada yang disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Dokter dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo, Ari Fahrial Syam, mengatakan naiknya asam lambung sebenarnya tidak langsung dapat menyebabkan kematian.

“Asam lambung sebenarnya tidak langsung menyebabkan kematian, tapi bisa menyebabkan komplikasi organ lain dan bisa berujung ke serangan jantung, stroke, pendarahan, infeksi. Asam lambung ini menyebabkan kualitas hidup menurun. Mungkin ini yang menyebabkan Didi Petet meninggal,”

Ari belum mengetahui pasti penyakit komplikasi asam lambung apa yang merenggut nyawa Didi. Namun, Ari memaparkan bahwa salah satu penyakit asam lambung kronis yang dapat berujung maut adalah GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

“Asam lambung naik sampai ke kerongkongan atau paru-paru itu sudah penyakit kronis. Bisa menyebabkan komplikasi,”

Didi diketahui baru saja kembali dari Milan untuk mewakili Indonesia dalam ajang World Expo Milano 2015. Menurut Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, sejak saat itulah kondisi Didi menurun.

“Beliau meninggal hari ini pukul 05.00 WIB karena sakit. Sepulang dari Milan, kira-kira tiga hari lalu, rupanya recovery-nya kurang baik,”

Naiknya asam lambung ke tenggorokan atau paru-paru ini, menurut Ari, adalah penyakit kronis. “Nah, kalau asam lambung sudah naik sampai ke tenggorokan atau paru-paru itu sudah penyakit kronis yang disebut GERD (Gastroesophageal Reflux Disease),” kata Ari memaparkan.

Jika GERD berlanjut, kata Ari, bisa menyebabkan komplikasi dapat berujung maut.

“Hal ini terjadi karena asam lambung atau isi lambung yang naik dapat menyebabkan luka pada dinding dalam kerongkongan awalnya hanya luka. Luka yang terjadi bisa makin luas dan bisa menyebabkan penyempitan dari kerongkongan bawah,” kata Ari.

Selain itu, GERD juga dapat menyebar hingga ke gigi, tenggorokan, sinusitis, pita suara, saluran pernapasan, hingga paru-paru.

Nah itulah sedikit informasi dari kami semoga dengan adanya artikel ini bisa memberikan anda pengetahuan dan bisa bermanfaat bagi anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *